Wajarkah jika ada seseorang yang tidak memiliki sidik jari?

Sebuah studi yang diterbitkan oleh American Journal of Human Genetics menemukan bahwa pada sebuah keluarga di Swiss, banyak di antara anggota keluarga itu yang tidak memiliki sidik jari seperti orang kebanyakan.

Normalnya, permukaan jari ditutupi oleh garis-garis berpola yang terbentuk sejak janin berada di kandungan. Garis-garis berpola itu sering disebut sebagai dermatologis. Ketika seorang bayi lahir, pola garis-garis itu telah terbentuk secara sempurna, termasuk sidik jari yang kerap berfungsi penting sebagai alat identifikasi individu.

Jejak migrasi purba

Pulau Sumatera secara geografis terletak di posisi yang sangat strategis bagi jalur migrasi fauna dan manusia pada zaman Pleistosen. Namun, di pulau ini jejak manusia purba yang mampu bertahan hidup di zaman es masih menjadi teka-teki.

Dari Padang Bindu, Kabupaten Ogan Komering Ulu, Provinsi Sumatera Selatan, desa terakhir yang bisa dicapai dengan kendaraan, sekelompok ilmuwan dari Pusat Penelitian dan Pengembangan Arkeologi Nasional berjalan kaki menuju perbukitan karst.

Asal Usul Bahasa Manusia

Bahasa yang digunakan oleh manusia pertama kali muncul di Selatan Afrika. Dari sanalah kemudian bahasa ini menyebar ke seluruh dunia.

Peneliti dari Universitas Auckland, melakukan studi dengan menelusuri rekam jejak bahasa dengan cara memecah 504 bahasa ke dalam komponen terkecilnya yang disebut sebagai fonem. Fonem berasal dari bahasa Latin, phonema, yang berarti suara yang diucapkan. Penelitian menunjukkan, semakin beragamnya fonem yang dimiliki oleh suatu bahasa menunjukan bahasa itu menjadi sumber dari bahasa-bahasa lain yang lebih sedikit memiliki fonem.

"Closterium moniliferum" berpotensi pembersih nuklir?

Closterium moniliferum, salah satu jenis ganggang mikro yang hidup di air tawar, memiliki potensi untuk membersihkan limbah nuklir yang larut dalam air. Potensi tersebut dipaparkan oleh ilmuwan Northwestern University di Evanston Illinois, Minna Krejci, dalam acara American Chemical Society di Anaheim, California.

Menurut Krejci, alga tersebut mampu membersihkan limbah Strontium-90, salah satu limbah nuklir paling berbahaya dan memiliki waktu paruh 30 tahun. Closterium moniliferum akan menyaring Strontium-90 dari air, mengakumulasi dalam bagian sel-nya yang disebut vakuola dan mengendapkannya dalam bentuk kristal.
 Namun terdapat beberapa tantanagan,antara lain :

Penemuan metal "lentur seperti plastik & lebih kuat dari baja"

Ilmuwan dari Yale membuat metal yang punya kemampuan untuk dibentuk yang setara dengan plastik. Campuran metal baru ini diciptakan untuk memperoleh bahan yang kuat namun fleksibel.